Kepada Siapa Daging Aqiqah Dibagikan?

Ibnul Qayyim al- Jauziyah dalam kitabnya Fiqih Balita kalau dalam Jami- Nya, yang disedekahkan serta dihadiahkan dari aqiqah, Imam Khallal mengatakan, Abdullah bin Ahmad sudah menggambarkan kami kalau bapaknya mengatakan,” aqiqah itu boleh dimakan serta sebagian yang lain dihadiahkan.”

Ishmah bin Isham sudah mengabarkan kepada kami serta katanya Imam Hanbal sudah mengabarkan kepada kami, ia mengatakan,” Aku mendengar Abu Abdillah ditanya tentang aqiqah: Apa yang wajib dicoba dengannya?”

Dia menanggapi,” Terserah apa juga yang kalian ingin.”

Ia berkata pula kalau Ibnu Sirin juga mengatakan, lakukanlah yang kalian kehendaki.” Seorang bertanya kepadanya,” Apakah pemiliknya boleh memakannya?” Ia menanggapi, Ya, tetapi jangan seluruhnya dimakan. Ia boleh makan serta berikan makan.”

Demikian pula kata Abu Abdillah dalam riwayat al- Astram. Demikian pula, baginya, dalam riwayat Abul Harits serta Shalih, anaknya,” Ia boleh makan serta berikan makan tetangganya.”

Anaknya yang lain Abdullah Aqiqah Jakarta barat , sempat bertanya kepadanya,” Dipecah berapakah aqiqah itu?” Ia menanggapi,” terserah. Semau Ia.” Imam Maimun yang mengatakan,” Aku juga sempat bertanya kepada Abu Abdullah tentang aqiqah dimakan orang yang beraqiqah.” Ia menanggapi,” Ya, sebagainya boleh dimakan.”

Aku bertanya,” Berapa banyak?” Jawabannya,” Tidak ketahui. Ada pula kurban, dasarnya merupakan Hadits Ibnu Masud dari Ibnu Umar.”

Berikutnya, ia katakan kepadaku,” Tetapi, aqiqah itu boleh dimakan sebagiannya.” Aku bertanya pula,” Samakan aqiqah dengan qurban dalam soal memakannya”? Ia menanggapi,” Ya. Sebagiannya boleh dimakan.”

Riwayat Imam Maimun yang yang lain, Abu Abdillah sempat berkata,” Sepertiga kurban itu dihadiahkan kepada para orang sebelah.” Aku bertanya tetangga- tetangga yang kafir? Jawabannya” Ya”.

Apakah aqiqah semacam itu pula?” Tanya Imam Maimuni, ia jawab.” Ya. Siapa saja yang membandingkan aqiqah dengan qurban bukanlah jauh dari kebenaran.”

Imam Khallal mengatakan, Muhammad bin Ali sudah mengabarkan kepadaku. Ia mengatakan Imam Al- Astram menggambarkan kepadaku kalau Abu Abdullah sempat ditanya tentang boleh tidaknya sebagian aqiqah ditaruh semacam kurban. Ia menanggapi.” Aku tidak ketahui.”

Kata Imam Khallal pula, Manshur mengabarkan kepadaku kalau Jafar menggambarkan kepada mereka seraya katanya,” Aku sempat mendengar Abu Abdillah ditanya tentang aqiqah, ialah seseorang bertanya tentang bolehkah sebagian yang dikirim kepada bidan( yang menolong proses kelahiran) si balita? Aku amati ia mengatakan” Ya.

” Kata Kallal lagi, Abdul Malik mengabarkan kepadaku kalau ia mendengar Abu Abdillah mengatakan,” sebagian aqiqah boleh dihadiahkan kepada bidan sebab dikisahkan kalau dia sudah menghadiahkan kepada bidan kala aqiqah Husain.

” Artinya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.”

Masih kata al- Khallal, Muhammad bin Ahmad sudah mengabarkan kepada kami. Ia mengatakan, ayahku sudah menggambarkan kepadaku, ia mengatakan kalau Hafash Bin Ghiyats sudah menggambarkan kepada kami. Ia mengatakan” Jafar bin Muhammad sudah menggambarkan kepada kami dari bapaknya kalau Nabi SAW menyuruh mereka mengirimkan kaki fauna aqiqah kepada bidan. Hadis yang sanadnya sudah diriwayatkan pula Imam Baihaqi dari Husein bin Zaid, dari Jafar bin Muhammad, dari bapaknya dari kakeknya, dari Ali kalau Rasulullah SAW menyuruh Fatimah seraya bersabda.

” Timbanglah rambut Husain serta bersedekah dengan perak seberat rambut itu serta berilah bidan kaki dari akikah.”

Kepada Siapa Daging Aqiqah Dibagikan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top